Al-Baqarah (البقرة) / 2:70 :
قَالُوا ادۡعُ لَنَا رَبَّکَ یُبَیِّنۡ لَّنَا مَا ہِیَ ۙ اِنَّ الۡبَقَرَ تَشٰبَہَ عَلَیۡنَا ؕ وَ اِنَّاۤ اِنۡ شَآءَ اللّٰہُ لَمُہۡتَدُوۡنَ
ARTINYA :
Mereka berkata: "Mohonkanlah kepada Tuhanmu untuk kami agar Dia menerangkan kepada kami bagaimana hakikat sapi betina itu, karena sesungguhnya sapi itu (masih) samar bagi kami dan sesungguhnya kami insya Allah akan mendapat petunjuk (untuk memperoleh sapi itu)".
ARTI PERKATA :
قَالُوا mereka berkata - ادْعُ mohonkanlah - لَنَا bagi kami - رَبَّكَ Tuhanmu - يُبَيِّنْ agar Dia menerangkan - لَنَا bagi kami - مَا apa - هِيَ ia - إِنَّ sesungguhnya - الْبَقَرَ sapi betina - تَشَابَهَ samar/tidak jelas - عَلَيْنَا atas kami - وَإِنَّا dan sesungguhnya kami - إِنْ jika - شَاءَ menghendaki - اللَّهُ Allah - لَمُهْتَدُونَ sungguh orang-orang yang mendapat petunjuk -
HIKMAH AYAT :
Untuk yang ketiga kalinya, Bani Israil bertanya kepada nabi Musa tentang ciri - ciri sapi betina yang diperintahkan Allah untuk disembelih
Dengan redaksi awal yang sama dengan dua pertanyaan sebelumnya mereka kembali bertanya kepada nabi Musa tentang hakikat sapi betina itu. Karena dirasakan oleh mereka masih samar ciri - cirinya
Dengan pertanyaan ini, mereka berjanji sekiranya sudah jelas mereka akan mendapatkan petunjuk Allah yang harus dilaksanakan tersebut
Dalam hal ini, mereka menggunakan kata in syaa Allah sebagai ungkapan kerendahan diri mereka dan sekaligus pengakuan akan kekuasaan Allah Swt
Hikmahnya adalah jika kita mempunyai rencana atau janji akan melakukan sesuatu, maka ucapkan in syaa Allah. Karena kita hanya merencanakan, tetapi akhirnya Allah jualah yang menetapkan segala sesuatunya
Komentar
Posting Komentar