Al-Baqarah (البقرة) / 2:93 :
وَ اِذۡ اَخَذۡنَا مِیۡثَاقَکُمۡ وَ رَفَعۡنَا فَوۡقَکُمُ الطُّوۡرَ ؕ خُذُوۡا مَاۤ اٰتَیۡنٰکُمۡ بِقُوَّۃٍ وَّ اسۡمَعُوۡا ؕ قَالُوۡا سَمِعۡنَا وَ عَصَیۡنَا ٭ وَ اُشۡرِبُوۡا فِیۡ قُلُوۡبِہِمُ الۡعِجۡلَ بِکُفۡرِہِمۡ ؕ قُلۡ بِئۡسَمَا یَاۡمُرُکُمۡ بِہٖۤ اِیۡمَانُکُمۡ اِنۡ کُنۡتُمۡ مُّؤۡمِنِیۡنَ
ARTINYA :
Dan (ingatlah), ketika Kami mengambil janji dari kamu dan Kami angkat bukit (Thursina) di atasmu (seraya Kami berfirman): "Peganglah teguh-teguh apa yang Kami berikan kepadamu dan dengarkanlah!" Mereka menjawab: "Kami mendengar tetapi tidak mentaati". Dan telah diresapkan ke dalam hati mereka itu (kecintaan menyembah) anak sapi karena kekafirannya. Katakanlah: "Amat jahat perbuatan yang telah diperintahkan imanmu kepadamu jika betul kamu beriman (kepada Taurat).
ARTI PERKATA :
وَإِذْ dan ketika - أَخَذْنَا Kami mengambil - مِيثَاقَكُمْ janji (dari) kamu - وَرَفَعْنَا dan Kami angkat - فَوْقَكُمُ diatasmu - الطُّورَ bukit Thursina - خُذُوا ambillah - مَا apa - ءَاتَيْنَاكُمْ Kami berikan kepadamu - بِقُوَّةٍ dengan kuat - وَاسْمَعُوا dan dengarkanlah - قَالُوا mereka berkata - سَمِعْنَا kami mendengar - وَعَصَيْنَا dan kami ingkar - وَأُشْرِبُوا dan diminumkan - فِي dalam - قُلُوبِهِمُ hati mereka - الْعِجْلَ anak sapi - بِكُفْرِهِمْ karena kekafiran mereka - قُلْ katakanlah - بِئْسَمَا amat buruk/jahat - يَأْمُرُكُمْ memerintahkan kepadamu - بِهِ dengannya - إِيمَانُكُمْ imanmu - إِنْ jika - كُنْتُمْ kamu adalah - مُؤْمِنِينَ orang-orang yang beriman -
HIKMAH AYAT :
Ini adalah salah satu pengulangan ayat Allah berkenaan dengan pengingkaran orang-orang Bani Israil terhadap kitab Taurat
Pada ayat ke 63 mereka diminta untuk berpegang teguh kepada kitab Taurat. Dan lalu pada ayat ke 64 dijelaskan bahwa mereka ternyata berpaling dari kitab Taurat itu
Dan dalam ayat ini dipertegas akan jawaban mereka yang terang terangan penuh dengan keingkaran " kami mendengar, tetapi tidak mentaati "
Keingkaran mereka disebabkan karena mereka telah diresapkan keyakinan terhadap patung anak lembu yang disembah itu. Dan kata telah diresapkan berarti seakan keyakinananya telah mendarah daging dalam dirinya
Karena itulah mereka dianggap sebagai orang-orang yang teramat buruk keimanannya lantaran sikap dan tindakan mereka yang melampaui batas
Hikmahnya adalah sebuah keyakinan akan melahirkan cara pandang dan tindakan seseorang dalam hidupnya. Karena itu berhati hatilah, jangan sampai keyakinan yang masuk dalam jiwamu adalah keyakinan yang sesat
Komentar
Posting Komentar