Al-Baqarah (البقرة) / 2:134 :
تِلۡکَ اُمَّۃٌ قَدۡ خَلَتۡ ۚ لَہَا مَا کَسَبَتۡ وَ لَکُمۡ مَّا کَسَبۡتُمۡ ۚ وَ لَا تُسۡـَٔلُوۡنَ عَمَّا کَانُوۡا یَعۡمَلُوۡنَ
ARTINYA :
Itu adalah umat yang lalu; baginya apa yang telah diusahakannya dan bagimu apa yang sudah kamu usahakan, dan kamu tidak akan diminta pertanggungan jawab tentang apa yang telah mereka kerjakan.
ARTI PERKATA :
تِلْكَ itulah - أُمَّةٌ umat - قَدْ sungguh - خَلَتْ telah lalu - لَهَا baginya - مَا apa - كَسَبَتْ telah ia usahakan - وَلَكُمْ dan bagimu - مَا apa - كَسَبْتُمْ sudah kamu usahakan - وَلَا dan tidak - تُسْءَلُونَ kamu akan ditanya - عَمَّا tentang apa - كَانُوا adalah mereka - يَعْمَلُونَ mereka kerjakan -
HIKMAH AYAT :
Demikianlah Allah menggambarkan kehidupan umat terdahulu, yaitu era nabi Ibrahim dan anak cucunya serta kaum Bani Israil
Dalam hal ini, Allah menjelaskan tentang amal seseorang yang tidak akan tertukar. Di mana amal Nabi Ibrahim dan anak cucunya serta kaum Bani Israil adalah untuk mereka. Sedangkan amal nabi Muhammad Saw dan umatnya kemudian adalah untuk mereka sendiri juga
Intinya adalah masing-masing umat sesuai dengan eranya bertanggungjawab terhadap amalnya sendiri - sendiri
Dan akhirnya ditegaskan pula bahwa nabi Muhammad Saw dan umatnya pun tidak akan diminta pertanggungjawaban tentang amal yang telah dikerjakan oleh umat - umat terdahulu
Hikmahnya adalah dalam Islam tidak dikenal istilah dosa ataupun pahala warisan. Amal atau perbuatan seseorang dalam hidupnya akan diminta pertanggungjawaban, baik atau buruknya. Karena itu berpikirlah positif sebelum mengambil sebuah tindakan nyata
Komentar
Posting Komentar